Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Rabu, 14 Maret 2012
Tips memberikan servis yg terbaik
Tips Memberikan Servis Bisnis Yang Terbaik | By admin | Category: Tips Usaha Produk bagus saja tidak menjamin kesuksesan berbisnis. Pelayanan yang memuaskan juga memegang peranan penting, sehingga bisa membuat pelanggan datangdan datang lagi.Namun pelayanan yang begus ‘saja’, juga belum cukup untuk membuat roda bisnis terus berputar. Produk boleh sama, tapi harga bisa berbeda. Faktor yang membedakan harga, salah satunya adalah servis. Apa yang membikin nasi goreng resto lebih mahal dibanding nasi goring tektek? Padahal, bumbunya sama, rasanya kurang lebih juga sama, bahkan kenyangnya pun sama. Bedanya adalah dalam hal penyajiannya. Nasi goreng tektek disajikansecara seadanya dalam suasana yang alakadarnya. Sedangkan nasi goreng resto disajikan dengan hiasan pendukung (mentimun, daun kemangi, tomat) yang lebih cantik piring-sendok bersih berkilau. Pelayannya pun ramah dan bayarnya bisa ‘ngutang’ dengan kartu kredit. Kasus serupa adalah mengapa harga barang-barang di toko-toko waralaba (indomart, alfamart), berbeda dengan harga barang-barang serupadi pasar. Karena di toko waralaba, selain tempatnya bersih, Anda juga dimanjakan dengan AC dan alunan musik yang membuat Anda merasa nyaman dan betah saat berbelanja. Sedangkan di pasar, Anda hanya menemukan suasana yang penuh sesak, suasana yang kurang bersih dan teratur, serta gerah saat berbalanja. Kesimpulannya, faktor yang membedakan kedua contoh kasus di atas adalah servis. Bisa dikatakan, servis yang baik dan memuaskan menjadi ‘senjata’ utama untuk mendatangkan laba. Bahkan, bisa sekaligus mempromosikan bisnis Andasecara gratis. Lalu, servis bisnis yang seperti apa, yangmampu membikin pelanggan datang secara berkelanjutan, sehingga lababisnis Anda terus meningkat? Berikut ini akan diuraikan 8 tips servis terbaik bagi pelanggan atau beberapa pakar sering menyebutnya sebagai 8 bites of service , namun sayasering menyebutnya sebagai 8+ bites of service , apapun bentuk usaha Anda: 1. Access. Pelanggan akan dengan mudah menyebut bahwa pelayanan bisnis Anda bagus, kalau ia memiliki kemudahan dalam mengajukan keluhan. Bisa melalui telepon. SMS, atau kotak saran. Pastikan saranaini tersedia dan terpantau. 2. Responsiveness. Wadah untuk mengajukan keluhan sudah tersedia, tetapi keluhan pelanggan tak pernah ditanggapi. Padahal janjinya akan segera ditindaklanjuti. Kotak saran jangan dibiarkan berdebu, karena lama tak dibuka. Jangan anggap sepele kotak saran atau SMS dari pelanggan tersebut. Kalau dibiarkan saja, pelanggan bisa saja kemudian menulis di Koran, dan akibatnya seluruh negeri jadi tahu ‘aib’ perusahaan Anda. Dan hal inimerupakan black campaign yang sangat merugikan Anda. 3. Competency. Sikap pelanggan bisa berbeda-beda, jika meraka merasa tidak puas. Ada yang hanya diam, lalu tak pernah kembali. Ada pula yang melakukan complain, sambil berteriak, “Saya ingin bicara dengan manajermu saja!” Semua itu bisa terjadi jika front liner tidak memiliki kemampuan untuk memberikan solusi di lapangan, bahkan mungkin tidak memiliki product knowledge yang cukup. Jadi, para front liner ini, harus pintar dan berkompeten dalam bidangnya. 4. Courtesy. Bagaimanapun, menyapa pelanggan dengan senyum harus dikedepankan. Salam pembuka, menggunakan three-magic-words, seperti “Selamat Pagi, Pak” atau “Selamat Siang, Bu” menjadi kewajiban yang harus disampaikan kepada pelanggan untuk menyambutnya. Keramahanini akan membuat pelanggan merasa dihargai. Jika pelangan marah, tetapi disuguhi dengan senyum, kemungkinan besar emosinya bisa turun. 5. Reliability. Menepati janji adalah sebuah keharusan. Front liner yang sopan, tetapi makanan yang katanya akan diantar dalam 10 menit, ternyata sudah 20 menit, belum juga terhidang. Atau, Anda menjual barang elektronik dengan harga terjangkau, tapi suku cadangnya sulit diperoleh. 6. Speed. Di era sibuk sepertisaat ini, pelanggan tak bolehdibiarkan menunggu atau antre terlalu lama. Ketika pelanggan meminta bon tagihan, pegawai Anda harus segera bergerak. Jangan sampai membuatnyamemanggil pegawai yang lain, hanya untuk diabaikan lagi dengan alasan toko sedang ramai pengunjung. 7. Security. Pelanggan harus merasa aman dan nyaman. Barang yang tertinggal, dompet misalnya, sebaiknyaAnda kirimkan. Kalau tidak tercantung alamat, simpanlah sampaia pelanggan itu datang kembali. Tak hanya soal barang, faktor keamanan disini juga berarti bahwa Anda harus mampu menjagakerahasiaan data pelanggan. Untuk, bisnis tertentu, kadang pelanggan membutuhkan kerahasiaan untuk menjaga privasinya. 8. Tangible. Katanya, omzet bisnis Anda mencapi 1 milyar per bulan. Tetapi, mengapa bangunan tempat Anda berbisnis dibiarkan tidak terawat? Penampilan para front liner juga tak meyakinkan. Kala demikian halnya, bagaimana pelanggan akan percaya bahwa perusahaan Anda dapat dipercaya ( bonafide )? 9. Professional. Pelanggan tidak pernah bertanya mengenai berapa besar asset perusahaan Anda, atauberapa biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk membangun gedung kantor yang megah. Pelanggan tak mau tahu urusan itu. Pokoknya, mereka akan selalu menuntut diperlakukan dengan baik. Itu saja. Jadi, serumit apapun permasalahan pribadi Anda, Anda harus bisa selalu bersikap professional dengan memisahkan antara urusan pribadi dan urusan perusahaan.
Petani gabah
Hal itu dikemukakan Kepala UPT Pertanian Kecamatan Boyolali Kota, Pomo. Dia mengakui petani kesulitan menjual gabah dengan harga tinggi. “Harga jual gabah kering panen senilai Rp3.300/kg, yaitu dengan kadar air sebanyak 24 persen. Sebelum masa panen harga jual gabah kering panen Rp3.700/kg. Jadi saat ini harga jual gabah memang sedang turun. Sedangkan harga gabah kering giling Rp3.900/kg, dengan kadar air sekitar 14 persen,” kata Pomo.Pomo menambahkan harga jual gabah anjlok karena sedang masa panen raya, termasuk di dearah Boyolali utara seperti Andong dan Karanggede. Dengan demikian lahan irigasi teknis dan sawah tadah hujan banyak yang panen bersamaan. Stok melimpah otomatis membuat harga jual gabah terkoreksi.Untuk mengatasi kondisi ini, Pomo mengimbau petani untuk memanen padinya sendiri. Setelah itu gabah yang sudah dipanen disimpan dulu di gudang selama beberapa waktu sembari menunghu harga gabah kembali normal. “Guna pengamanan petanisebaiknya panen sendiri saja. Kemudian gabahnya disimpan dulu. Mungkin sekitar 1,5 bulan sampai dua bulan harga gabah sudah kembali normal,” kata Pomo. Meski demikian, imbauan tersebut sepertinya sulit dipatuhi petani. Apalagi para petani biasanya hasil panen juga digunakan untuk masa tanam berikutnya.
Kamis, 23 Februari 2012
Memilih Menyimpan uang atau memutarkan uang
Beberapa waktu lalu, Badan Pusat Statistik mengumumkan besaran Produk Domestik Bruto Indonesia tahun 2011 mencapai sekitar Rp 7.400 triliun. Angka inilah yang biasa dijadikan indikator besarnya pendapatan nasional Indonesia dalam satu tahun tertentu itu. Menariknya, jika kita melihatdata jumlah uang yang beredar, nilainya tidak sebesar itu melainkan “hanya” kurang lebih Rp 280 triliun. Lantas bagaimana bisa jumlah uang beredar sekecil itu menghasilkan pendapatan nasional yang demikian besar? Kuncinya ada pada perputaran uang yang beredar. Ekonom berkebangsaan Amerika Serikat, Irving Fisher, pernah mengatakan bahwa harga barang tidak hanya dipengaruhi oleh jumlah uang beredar. Namunjuga dipengaruhi oleh kecepatan peredaran uang. Dalam ekonomi, hal ini biasa disebut teori kuantitas uang. Hubungannya dengan pengumuman BPS tadi, untuk menghasilkan pendapatan nasional sebesar Rp 7.400 triliun dengan jumlah uang beredarsebesar Rp 280 tiliun, maka rata-rata tiap rupiah harus berputar atau berpindah tangan sebanyak 26 kali dalam bentuk transaksi. Semakin cepat uang itu berpindah, perputarannya makin tinggi. Maka celaka jika uang yang ditabung masyarakat di bank tidak disalurkan dalam bentuk kredit, melainkan disimpan dalam Sertifikat Bank Indonesia. Jelas tidak produktif. Ilustrasi ini menjelaskan betapa pentingnya perputaran uang terhadap perekonomian nasional. Sehingga jika Anda ingin memiliki kontribusi lebih terhadap perekonomian, maka jangan sekadar simpan uang Anda di bawah bantal. Selain karena nilai uangnya akan berukurang akibat inflasi, Anda juga ikut berperan menghambat laju percepatan perekonomian. Seperti yang dilakukan bank dengan menyimpannya di surat berharga. Meskipun sangat dianjurkan untuk mendorong pergerakan roda perekonomian, perputaran uang yang salah — seperti banyak menempatkan dana di surat berharga oleh perbankan — bisa menimbulkan masalah lain. Akibat tidak tersalurkan ke sektor riil, perputaran uang pada sektor keuangan jauh lebih cepat dan meninggalkan perputaran uang pada sektor riil. Denganbegitu, pertumbuhan uang lebih cepat dibandingkan pertumbuhan barang. Akibatnya, nilai uang menjadi berkurang dan muncullah apa yang disebut dengan inflasi. Terjun langsung dalam memutar uang seperti membuka usaha (yang dapatmempekerjakan orang) memang jauh lebih bagus dan nyata. Namun, untuk sebagian orang yang tidak mampu terjun langsung tentunya akan menyerahkanpada pihak ketiga. Misalnya yang paling sering terjadi, menyerahkannya kepada bank dalam bentuk tabunganatau deposito. Agar perputaran uang tetap terjadi tetapi nilai uang tetap terjaga, maka sebagai pemilik dana kita harus sedikit teliti kemana harus mempercayakan aset itu. Jika memilih perbankan setidaknya kita harus tahu berapa Loan to Deposit Ratio(LDR) atau rasio pinjaman yang disalurkan dibanding dana pihak ketiga yang direngkuh bank. Sehingga, kita bisa membayangkan kemana uang itu diputarkan. Jika rasio pinjaman terhadap dana pihak ketiga ini besar, kemungkinan uang kita untuk diputarkan pada sektor riil semakin besar. Sebaliknya, jika LDR ini rendah maka uang kita akan diendapkan dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia atau diputarkan di pasar uang — yang berarti potensi mendorong inflasi. Pilihannya ada di kita. Ke mana mau kita gunakan uang kita? Apakah dibiarkan disimpan di bawah bantal dan habis dikorupsi oleh inflasi, atau diputar di pasar uang yang juga akan turut mendorong inflasi? Atau, digunakan sebagai modal usaha di sektor riil yang berarti bermanfaat bagi kita sebagai pemilik uang? Perputaran uang yang tinggi di sektor riil serta menekan inflasi agar lebih rendah akan memicu perekonomian nasional yang tumbuh berkualitas. Herry Gunawan adalah mantan wartawan dan konsultan, kini sebagai penulis dan pendiri situs inspiratif:
Pasar saham asia melemah
Pasar saham Asia dan kurs euro dibuka melemah pada perdagangan Kamis (23/2/2012), seiring dengan munculnya kembali kekhawatiran atas penurunan pertumbuhan ekonomi global, termasuk semakin tingginya harga minyak. Selain itu, data terbaru dari zona euro menyatakan bahwa kawasan tersebut akan jatuh ke dalam resesi. Indeks MSCI Asia Pasifik, tidak termasuk Jepang, turun 0,2 persen. Kurs euro berada pada posisi 1,3252 per dollar AS setelah sempatmencapai posisi tertinggi dalam dua pekan pada 1,3293 dollar AS setelah Yunani mendapatkan paket dana talangannya. Berita positif dari Yunani tampaknya hanya memberikan sedikit kelegaan pada para pelaku pasar. Sementara sentimen negative dari faktor lain seperti penurunan pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya risiko politik membuat pasar kembali lesu, demikian catatan dari para analis Barclays Capital. "Walaupun pada tahun ini terjadi kenaikan pada pasar ekuitas, peningkatan harga energi dapat membuat kinerja pasar melambat juga," ujar mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)